Untaian Kata Tak Bermakna
Hai, hari ini indah, seindah mentari di pagi hari. Aku bisa
menikmati pagi ini seperti anak-anak lainnya. Aku masih bisa tersenyum indah
dalam luka yang ku derita, itu juga karena Allah swt masih tetap memberiku
sekelumit kebahagiaan untukku. Kadang sempat aku berpikir bahwa hidup ini
hanyalah sebuah mimpi, maka dari itu aku tak pernah mencoba untuk membuat
mimpi. Tak ada orang yang sedang bermimpi didalam mimpinya menurutku. Yang aku
jalani saat ini hanya mengikuti jalan hidupku, aku merasa seperti sedang
berjalan di sebuah bola dunia, mau sejauh apapun aku melangkahkan kakiku, aku
tak akan pernah menemukan ujung dari perjalananku.
Jujur, aku sangat menderita membawa luka ini dalam hidupku.
Kadang aku iri dengan mereka yang tak pernah ada tetesan air mata dalam goresan
senyum di wajahnya. Tetapi apadaya, ini jalan yang Allah wst berikan untukku,
ini anugerah terindah-Nya. Aku tau Dia sangat sayang dan perhatian kepadaku.
Aku ingin mengeluh, aku ingin teriak, aku ingin berkata “AKU
TAK SANGGUP !!!!”. Tapi Dia selalu mengingatkanku bahwa aku sanggup untuk
menghadapi semuanya, jika aku tak sanggup maka Dia tak akan memberikan anugerah ini padaku. Aku tahu dan yakin
bahwa Dia sangat menyayangiku. Aku tahu bahwa jalan hidup yang Dia berikan
adalah yang terbaik untukku. Allah swt tahu apa yang aku butuhkan. Ya, Dia-lah
yang Maha Mengetahui, Penguasa langit dan bumi.
Aku tetap berdiri tegak disini, tetap menegakkan kepalaku.
Bukan berarti aku menantang-Mu, tetapi aku berusaha untuk tetap tegar dengan
segala perhatian yang Engkau berikan padaku sampai hari itu tiba. Hari yang tak
pernah aku harapkan.
Heru Hermansyah
Nama : Heru Hermansyah
Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 12 April 1995
Sekolah : - MI Al-Ikhsan
-
SMP Negeri 88
-
SMA Negeri 23
Hobi : Berenang, Bermain Futsal, dan
Online
Buku Favorit : Poconggg Juga Pocong
Dia sahabatku, awal perkenalan kami dari sebuah mini
blogging bernama “twitter”, entah tepatnya kapan. Karena kami memiliki beberapa kesamaan, dan
sering berbagi cerita bersama, kami menjadi semakin akrab. Dia seorang yang
agak egois memang, namun tetap menyenangkan.
Galau ? mmm.... Mungkin sudah menjadi makanan
sehari-harinya. Tetapi yang tak aku habis pikir, didalam kegalauannya itu masih
terselip kebahagiaan di hatinya. Entah dia dapat darimana kebahagiaan
itu,intinya dia dapat membahagiakan dirinya sendiri :D
Kisah percintaannya agak rumit, entah memang rumit atau dia
membuat seolah terlihat rumit (serumit memecahkan kode lukisan Da Vinci).
Sampai sekarang aku rumit untuk menjabarkan kisah cintanya -__-
Ya, dia sahabatku yang agak gila, Spongebob #BB :)
Dimas Jadi Wanita Muslimah
Awalnya sih gue cuma lagi nyari-nyari topi di laci nyokap gue, eh gue malah nemu tumpukan kerudung nyokap gue. Iseng-iseng gue coba pakein kerudungnya, mulai dari daleman, kerudung, ditambah pasmina, gue pikir ga terlalu jelek juga desain kerudung yang gue pake, terus gue coba foto-foto dan dijadiin avatar twitter (niat mau bikin heboh twitter). Dan bener ya, followers yang ngeliat avatar gue ini pada heboh. But its fun lol !
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
Hai, hari ini indah, seindah mentari di pagi hari. Aku bisa menikmati pagi ini seperti anak-anak lainnya. Aku masih bisa tersenyum in...
Mengenai Saya
- Dimas Putra
- As soon go kindle fire with snow, as seek to quench the fire of love with words.
Free Music at divine-music.info

